Senin, 02 Desember 2013

Tulisan 10 bahasa Indonesia 10

Gobak sodor
          Permainan Gobak sodhor adalah salah satu permainan tradhisional yang berasal dari Indonesia. Istilah Gobak Sodhor ini di kenal di daerah Yogyakarta, Jawa Tengan, dan sekitarnya. Sedangkan di kepulauan Riau di kenla dengan nama galah panjang dan di daerah Jawa Barat dikenal dengan nama galah asin atau galasin.Permainan Gobak Sodhor ini dimainkan oleh dua grup yang masing-masing grup beranggotakan 3-5 orang. Terlebih dahulu yaitu kita membuat arena bermainnya yaitu dengan membuat garis-garis penjagaan dengan kapur atau kayu (jika arena bermainnya di tanah) seperti lapangan bulutangkis, hanya bedanya tidak ada garis yang rangkap.
         Aturan mainnya yaitu mencegah lawan agar tidak bisa lolos ke baris terakhir secara bolak-balik. Anggota tim yang kalah atau "jaga" maka bertugas menghalangi atau menjaga garis agar lawan  tidak bisa lolos ke baris terakhir. Garis yang dijaga ada garis yang horisontal serta garis vertikal. Bagi anak yang menjaga garis horisontal maka bertugas menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan. sedangkan yang bertugas untuk menjaga garis vertikal maka bertugas untuk menjaga keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah arena bermain atau lapangan.Sekian cerita tentang permainan gobak sodor yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 9 bahasa Indonesia 9

Panjat pinang
          Panjat pinang adalah salah satu lomba tradisional yang populer pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia.Cara permainannya adalah sebuah pohon pinang yang tinggi dan batangnya dilumuri oleh pelumas disiapkan oleh panitia perlombaan. Di bagian atas pohon tersebut, disiapkan berbagai hadiah menarik, seperti sepeda, kompor, radio atau amplop berisi uang tunai. Para peserta berlomba untuk mendapatkan hadiah-hadiah tersebut dengan cara memanjat batang pohon. Panjat Pinang adalah salah satu permainan tradisional Indonesia yang sangat menarik. Biasanya marak dilakukan pada hari raya besar nasional semisal Hari Kemerdekaan, Hari Sumpah Pemuda, dan hari raya besar lainnya.

          Dan dilakukan hampir di setiap daerah di Indonesia.Selain pelaksanaannya yang selalu sangat menghibur dan mengundang gelak tawa - walaupun bukan semacam komedi, hal menarik lainnya dari panjat pinang adalah makna filosofi yang terkandung di dalamnya serta kedekatan analogi yang bisa dipahami secara mudah dan jelas. Panjat Pinang, yang secara literal berarti memanjat pohon Pinang - walaupun puluhan tahun terakhir pohon yang dipakai bukan lagi Pinang tetapi bambu, seakan mengajarkan cara bagaimana kita bisa eksis dan hidup secara baik hingga berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan berdasarkan apa yang kita usahakan.Sekian cerita tentang permainan panjat pinang yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 8 bahasa Indonesia 8

Engklek (tapak gunung)
          Permainan Engklek atau taplak gunung atau juga sudamanda adalah permainan tradisional di indonesia. Permainan engklek ini sangat baik untuk anak – anak dikarenakan anak akan belajar bersosialisasi dan juga baik untuk kesehatan karena permainan ini cukup banyak gerakan sehingga mengurangi peningkatan obesitas pada anak.Cara bermainya pertama kita menggambar di atas tanah ataupun di jalan 8 kotak dan setengah lingkaran di bagian atas sendiri. Lalu kita beri nomor pada masing kotak. Kemudian yang di gambar setengah lingkaran itu diberi nomor sembilan dan dibagian setengah lingkarannya diberi nomor sepuluh.

          Permainan ini biasanya di mainkan oleh anak perempuan, tetapi anak laki-laki juga kadang ikut bermain. Setelah itu kalau jumlah pemainnya hanya dua orang cukup melakukan suit untuk menentukan siapa yang main terlebih dahulu. Tapi kalau lebih dari dua bisa lakukan dengan cara hompimpa. Akan tetapi kadang-kadang untuk menentukan siapa yang duluan bermain adalah dengan cara siapa yang lempar gacoannya yang berupa batu atau pecahan genteng tersebut, tepat pada kotaknya dan juga yang paling jauh pada nomor di kotaknya. Yang paling dekat akan mendapat urutan bermain pertama dan yang paling jauh mendapat urutan paling akhir. Lalu setelah itu pemain mesti meloncat dari satu kotak ke kotak lainnya dengan satu kaki, terserah mau kaki kanan atau kiri yang jadi tumpuannya.Sekian cerita tentang permainan engklek atau tapak gunung yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 7 bahasa Indonesia 7

Dolanan (balap karung)
          Dolanan ini setidaknya selalu ramai ketika menjelang perayaan peringatan hari kemerdekaan RI atau sering disebut dengan peringatan “Tujuh Belasan”. Hampir di setiap kampung, selalu menggelar berbagai perlombaan, salah satunya adalah lomba Balap Karung. Karena lomba ini sifatnya hanya permainan, maka bisa dimasukkan dalam jenis dolanan. Balap Karung selalu hadir dalam lomba tujuh belasan dan sudah sering dilombakan semenjak awal kemerdekaan hingga saat ini. Tentunya, jenis permainan ini juga bisa dianggap dolanan tradisional,
karena memang telah dilakukan dalam waktu yang lama dan peralatan yang digunakan juga sederhana. Selain itu, kadang-kadang dolanan ini juga hadir dalam perayaan peringatan hari jadi suatu tempat, hari jadi suatu lembaga atau lainnya. Tujuannya untuk keakraban.

          Dolanan ini, seperti juga dolanan yang lain, sangat jarang memerlukan latihan. Karena sifatnya hanya spontanitas dan dilakukan hanya saat menjelang lomba saja. Jadi sangat jarang peserta yang melakukan latihan terlebih dahulu. Dolanan ini bisa dilakukan oleh anak-anak, remaja, dewasa, hingga para orang tua tua, baik laki-laki maupun wanita. Biasanya dikelompokkan berdasarkan tingkatan umur dan jendernya. Kelompok anak-anak dimainkan oleh anak-anak, demikian pula dengan kelompok lainnya.Sekian cerita tentang permainan dakon atau congklak yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 6 bahasa Indonesia 6

Congklak
          Sebagian orang menyebut permainan ini dengan nama dakon. Ada juga yang menyebutnya congklak atau daku. Permainan ini tagalong games (ado pemenang dan yang kalah), dan bukan playing (permainan untuk bersenang-senang belaka). Dulu alat yang digunakan dalam permainan ini terbuat dari kayu yang bentuknya seperti perahu dengan kepala naga di kedua ujungnya. Pada “perahu” tersebut terdapat dua deretan 5 atau 7 lubang berdiameter + 5 cm yang letaknya saling berseberangan. Masing-masing pemain memiliki hak atas deretan 5 atau 7 lubang itu. Selain itu, terdapat sebuah lubang lumbung berdiameter + 10 cm di kedua ujungnya. Masing-masing pemain berhak atas 1 lubang lumbung di sebelah kirinya. Fungsi lubang kecil adalah untuk menjalankan permainan, sedangkan lubang lumbung adalah tempat  mengumpulkan kekayaan (hasil kuwuk). Alat lain yang digunakan adalah biji yang disebut kuwuk, yaitu berupa sejenis kerang berukuran kecil. Bisa pula menggunakan biji asem (kilung) atau kerikil berukuran relatif sama berjumlah  98 butir. Ketiganya merupakan simbolisasi kekayaan pemain.

          Seiring perkembangan zaman, alat permainan ini sekarang dibuat lebih sederhana, yaitu hanya berbentuk perahu datar tanpa kepala naga di kedua ujungnya. Bahkan, sekarang ini baik dakon maupun bijinya dibuat dari plastik.Permainan dakon, congklak atau daku ini dimainkan oleh dua anak perempuan. Namun, remaja puteri atau bahkan ibu rumah tangga pun banyak pula yang tertarik memainkannya. Dakon biasa dimainkan pada saat senggang di siang hari, sesuai dengan waktu bermain anak-anak. Mereka memainkannya secara lesehan di teras rumah,  teras bangunan publik atau di bawah pohon.Sekian cerita tentang permainan dakon atau congklak yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 5 bahasa Indonesia 5

Petak Umpet
          Sebagai orang Indonesia tentu pernah memainkan atau setidaknya mengenal permainan yang bernama Petak Umpet. Sebuah permainan anak-anak yang sangat populer dan menyenangkan. Karena tidak perlu biaya mahal dan dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat dari status sosial apapun.Permainan ini juga merupakan bentuk sosialisasi awal si Anak dengan anak yang lain dalam suatu kelompok masyarakat. Hal ini juga merupakan kesempatan anak untuk mengenal lingkungan tempat tinggalnya serta karakter manusia yang satu dengan yang lain baik disadari ataupun tidak tentu akan dipahami secara perlahan ketika ia tumbuh menjadi dewasa.
          Dengan begitu, seorang anak kecil yang sering bermain bersama teman-temannya tentu tidak akan menjadi anti sosial karena terbiasa hidup berkelompok. Tentunya nilai persatuan akan terbawa hingga dewasa. Sehingga tidak akan menjadi seorang yang egois, yang hanya mementingkan kepentingannya sendiri, melainkan akan terbiasa berpikir secara kolektif.
Pembentukan karakter seseorang tidak dapat dilepaskan dari mana seseorang itu tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan. Tentu akan berbeda karakter seorang yang tumbuh dan berkembang di pesisir pantai dengan anak yang tumbuh dan berkembang di lereng pegunungan. Itulah barangkali kebenaran pepatah yang mengatakan “lain ladang lain belalang”. Artinya di setiap tempat pasti ada perbedaan kebiasaan, adat-istiadat serta pola kehidupan bermasyarakatnya.Sekian cerita tentang permainan petak umpet yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 4 bahasa Indonesia 4

Dampu
          Permainan ini juga dulu saya mainkan sewaktu kecil bersama teman-teman saya dirumah.Hampir sama dengan permainan bungkus rokok karena harus dimainkan secara langsung bersama teman-teman.Permainan ini menggunakan batu iya batu yang ada di jalanan,caranya dengan membuat garis 10 meter kurang lebih lalu taruh batu di garis itu dan kita melempar batu ke arah batu yang ada di garis itu.Memang agak sedikit berbahaya si karena melempar batu dengan kencang,kalau sampai terkena ya tau sendiri lah rasanya hehe.Permainan ini sangat seru dimainkan dengan grup atau kelompok minimal 2 kelompok.Kedua kelompok sama-sama saling melempar batu yang berada di garis depan secara bergantian.Banyak yang bisa dilakukan untuk membuat semangat memainkan permainan ini contohnya kelompok yang kalah menggendong kelompok yang menang dan masih banyak pilihan lain lagi tergantung kesenangan kalian masing-masing.
          Pernah 1 kali teman saya jongkok di dekat garis sasaran batu yang akan dilempar,seketika teman saya melempar batu kearah sasaran melenceng mengenai teman saya yang jongkok di dekat garis sasaran tersebut.Awalnya sih tidak kenapa-kenapa,saat dilihat kepalanya berdarah ia pun nangis dan memarahi teman saya yang salah melempar batu tersebut.Permainan pun dihentikan akibat ada sedikit kecelakaan itu dan kami mengantarkan teman kami yang luka tersebut kerumahnya.Orang tuanya panik memarahi kami dan kami pun lari pulang kerumah masing-masing.Sekian cerita tentang permainan dampu yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 3 bahasa Indonesia 3

Panggal (Gasing)         
          Mainan ini sangat populer bukan hanya di Indonesia tetapi diberbagai tempat didunia. Mainan yang cara mainnya dengan memutarkanya. Mainan ini dibuat dari kayu, dan bantuan tali yang terbuat dari pohon pisang yang di anyam, tetapi sekarang banyak dimainkan dengan bantuan kain yang dililit karena lebih kesat. Dahulu mainan ini dinikmati dengan memutarkannya dan semakin lama putaran itu berlangsung semakin bagus dan dapat diadu dengan temannya, yaitu yang paling lama berputar. Sekarang mainan ini menjadi mainan adu yaitu dengan memukulkan pangal tersebut kepangal temannya.
          Persebaran gasing di Indonesia merata di seluruh wilayah nusantara. Oleh karnanya permainan ini memiliki nama yang beragam. Di Jakarta dan Jawa Barat, permainan ini disebut gangsing atau panggal, di Lampung disebut pukang, di Jambi, Bengkulu, Tanjungpinang, dan wilayah Kepulauan Riau, serta Sumatera Batar disebut gasing. Sementara itu di Kalimantan Timur, permainan ini disebut begasing; di Bali disebut megangsing; di NTB disebut maggasing, di Maluku disebut aipong. Masyarakat Bolaang Mongondow di Sulawesi Selatan menyebutnya paki, sementara masyarakat Bugis menyebutnya dengan maggasing atau agasing. Masyarakat Yogyakarta menyebutnya gangsingan. Sekian cerita tentang permainan panggal yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 2 bahasa Indonesia 2

Yoyo
          Permainan tradisional Yoyo, siapa yang belum pernah melihatnya? Pasti hampir semua orang pernah melihat atau bahkan pernah memainkan permainan tradisional Yoyo ini. Ya, Yoyo memang sebuah permainan anak kecil, namun sekarang ini kita lihat pemain Yoyo tidak lagi terbatas pada anak kecil tapi sudah merambah ke orang dewasa.Yoyo adalah sebuah alat permainan yang terdiri dari 2 bagian lempengan yang berbentuk bundar kecil. Kedua buah lempengan bundar ini saling menempel dengan sebuah celah sempit di antaranya. Pada celah sempit di tengah yang menghubungkan dua lempengan ini diikat dengan seutas tali. Tali ini biasanya sepanjang sekitar 1 meter dan di ujung satunya biasanya dikaitkan ke jari tangan.
Sejarah Permainan Tradisional Yoyo

          Kita sering melihat permainan tradisional Yoyo, namun tahukah anda bagaimana awal mula sejarah Yoyo sampai dikenal luas seperti sekarang ini? Sejarah permainan tradisional Yoyo bermula pada sebuah catatan sejarah di sekitar Yunani. Pada saat itu diyakini dalam sejarahnya Yoyo terbuat dari kayu, logam, atau gerabah.Sebuah bukti sejarah Yoyo, yaitu telah ditemukannya sebuah Yoyo yang terbuat dari gerabah (semacam keramik) yang merupakan peninggalan sejarah dari sekitar 500 tahun sebelum masehi. Pada masa itu dipercaya bahwa mainan dari lempengan gerabah ini merupakan sebuah mainan anak yang digunakan pada sebuah upacara keagamaan tertentu. Pada upacara ini Yoyo dari gerabah akan dipersembahkan oleh seorang anak kepada dewa, sebagai simbol bahwa anak tersebut telah mencapai usia kedewasaan.Sekian cerita tentang permainan yoyo yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.

Tulisan 1 bahasa Indonesia 1

Bungkus rokok
          Dulu pada saat saya kecil tepatnya kelas 6 SD saya dan teman-teman dekat rumah saya sangat senang dengan permainan bungkus rokok.Disaat mungkin teman-teman sebaya saya diluar sana senang dengan permainan modern kami lebih memilih permainan ini,karena apa? pertama tidak mengeluarkan biaya yang banyak karena bisa dicari sendiri bersama teman-teman saya dan disitu kita juga bisa merasakan petualangan berpergian ketempat-tempat yang belom pernah sama sekali kita kunjungi untuk mencari bungkus rokok tersebut.Kedua kita bisa melakukan olahraga dengan cara berlari dan menghantam bungkus rokok yang sudah ditumpuk dan yang jelas itu lebih sehat daripada memainkan permainan modern seperti game online,playstation,dan game boy.Ketiga kita jadi bisa sering bertemu secara langsung dengan teman-teman karena permainan ini tidak bisa dimainkan kalau tidak bertemu secara langsung.

          Masa kecil saya memang dipenuhi permainan-permainan tradisional karena kebetulan juga saya lahir dan tinggal di perkampungan jadi lebih banyak dan lebih sering memainkan permainan tradisional.Saya tidak malu memainkanya justru saya merasa bangga dan senang tentunya masa-masa kecil saya dipenuhi dengan permainan tradisional.Memang juga orang-orang yang lebih senior dari saya pun memainkan permainan yang sama seperti yang angkatan saya mainkan.Mereka bilang senang sekali melihat permainan yang dulu mereka mainkan sampai saat saya dan teman-teman saya mainkan.Sekian cerita tentang permainan bungkus rokok atau biasa disebut dengan istilah BUROK yang mengasyikan itu dan selamat mencoba dengan teman-teman kalian dirumah.